beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Alasan Presiden Pakistan Larang Valentine

Alasan Presiden Pakistan Larang Valentine

 
ratna ayu2
2016-02-14 15:35:47
ratna ayu2 Budaya 0 288
 
 
Alasan Presiden Pakistan Larang Valentine

Alasan Presiden Pakistan Larang Valentine

 

Berita Budaya Pilihan

 
 
 
 
 

Presiden Pakistan Mamnun Hussain mendesak warganya untuk tidak merayakan Hari Valentine. Menurut Hussain, Hari Valentine bukan menjadi bagian dari negara mayoritas muslim tersebut. 

"Hari Valentine tidak ada hubungannya dengan budaya kita dan itu harus dihindari," kata Hussain seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu  malam, 13 Februari 2016 dalam sebuah pertemuan yang diadakan untuk menghormati salah satu pahlawan negara kemerdekaan.

Sebagai gantinya, Hussain mendesak orang-orang muda untuk fokus pada studi mereka. Di Peshawar, ibu kota Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersuara bulat mengeluarkan resolusi melarang perayaan Hari Valentine.

"Sebagian masyarakat kita ingin memaksakan nilai-nilai dan budaya barat pada pemuda kami dengan merayakan Hari Valentine," kata resolusi yang disampaikan oleh anggota dari Jamaat-e-Islami, salah satu partai Islam terbesar di Pakistan.

"Tidak ada tempat dalam budaya kita dan dalam peradaban kita untuk hari tersebut. Perayaan itu hanya bertujuan menyebarkan vulgar dan ketidaksenonohan di kalangan pemuda," katanya. 

Pihak berwenang di barat laut distrik Kohat juga menginstruksikan polisi untuk menghentikan setiap perayaan Valentine. 

Surat kabar konservatif berbahasa Urdu bahkan beriklan dengan menyebut hari Valentine sebagai A Festival of Obscenity.

"Hanya merenungkan ... besok anak-anak kita akan mulai merayakan Diwali Hindu, Natal Kristen, Festival Islami lainnya. Jadi mari kita menendang keluar festival ini dari kehidupan kita," baris terakhir kata iklan.

Meski dilarang, wartawan AFP di Peshawar menyaksikan masih banyak toko berjualan atribut Valentine, seperti cokelat. 

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan